free site stat Viral Akibat Positif Covid-19, Seorang Pria Toba Diikat Dipukul dan Diseret Warga - DALBAS.COM

Viral Akibat Positif Covid-19, Seorang Pria Toba Diikat Dipukul dan Diseret Warga

Dalbas|| Sobat Dalbas kembali hadir info Viral Akibat Positif Covid-19, Seorang Pria Toba Diikat Dipukul dan Diseret Warga hingga Terluka

Sebuah video viral di media sosial mempelajari sorang pria yang positif Covid-19 disikat, dipukuli dan diseret sejumlah warga hingga terlihat.

Kejadian miris tersebut seperti terlihat dari video yang dibagikan akun instagram @jhosua_lubis Sabtu, 24 Juli 2021.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di daerah Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Korban sendiri merupakan paman dari Jhosua, yang merekam peristiwa itu dan menyebarkan postingan kekerasan terhadap korban positif Covid-19 tersebut melalui akun instagramnya.

Pasalnya, pihak keluarga korban tidak terima dengan perlakukan kekerasan yang dilakukan oleh warga kepada pamannya tersebut yang diketahui bernama Salamat Sianipar (45).

Read :  viral Bokeh Museum Sexxxxyyyy Bokeh 18 ++ se 2021

Dalam video berdurasi 38 detik tersebut memiliki aksi kekerasan sejumlah warga yang menikam dan menyeret korban positif Covid-19 itu juga memukulinya dengan menggunakan benda keras.

Menurut Jhosua, peristiwa penganiayaan itu terjadi awalnya pamannya tersebut dinyatakan positif Covid-19 dan doker menyuruhnya untuk isolasi mandiri di rumah.

Namun, warga yang tinggal ditempat pamannya tersebut tak terima hingga ia melakukan isolasi mandiri jauh dari tempat rumahnya.

“Beginilah Kronologis Kejadiannya. Tanggal 22 Juli 2021. Awalnya Tulang (om) saya terkena Covid-19, Dokter menyuruh isolasi mandiri,” tulis Jhosua pemilik akun @jhosua_lubis dikutip, Minggu, 25 Juli 2021.

Ketika pamannya tersebut lagi ke rumah, tiba-tiba warga mengalirinya dan melakukan kekerasan yang tidak perikemanusiaan tersebut.

Read :  Merubah Nasib Menjadi Kaya Raya Berkat Money Amulet!

“Tetapi Masyarakat tidak terima, akhirnya dia dijauhkan dari kampung Bulu Silape. Dia kembali lagi ke rumahnya tetapi masyarakat tidak terima. Malah masyarakat mengikat & memukuli dia. Seperti hewan & tidak ada rasa manusiawi,” lanjutnya.

Ia pun mengatakan bahwa pihak keluarga korban tidak menerima atas perbuatan keji yang dilakukan oleh warga terdahap Salamat Sianipar.

Ia juga meminta kepada pemerintah agar segera turun tangan untuk memberikan edukasi terkait Covid-19 supaya kejadian tak manusiawi tersebut yang menimpaku tidak terulang lagi.

“Kami dari pihak keluarga tidak terima dan ini tidak manusiawi lagi. Perlu adanya edukasi dari pemerintah untuk masyarakat tenteng Covid-19,” tegasnya.

Lihat video>>>

Tak hanya itu, ia pun meminta keadilan kepada pemerintah dan semua pihak , termasuk presiden atas peristiwa yang dak manusiawi yang telah diterima pamannya tersebut.

Read :  Twb.nz/bucinbangetlah Ini yang Ijo twb.nz/bucinkuadrat Ini Kuning

Menurut babar, kasus ini telah ditangani pihak kepolisian setempat dan akan segara melakukan pemeriksaan terhadap warga yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Jika kita rangkum dari informasi diatas, pada dasarnya semua warga memiliki hak dan kebebasan dari penyiksaan. Admin belum mengetahi percis fakta dilapangan seperti apa, namun jika disimpulkan dari tayangan video warga Positif Covid-19 diikat dan diseret itu tidak manusiawi. Kecuali memang ada hal lain yang belum kita ketahui.

Semoga dari informasi ini membuat kita lebih berhati-hati, agar kita semua terhindar dari segala marabahaya.

Recommended For You

About the Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *