free site stat Penurunan Harga Bitcoin Jatuh Ke Level US$ 38.000 - DALBAS.COM

Penurunan Harga Bitcoin Jatuh Ke Level US$ 38.000

Dalbas.com-Helo sobat dalbas, berjumpa kembali bersama Admin, Admin kali ini akan memberikan info menarik mengenai hal yang berbau Bitcoin yang mengalami penurunan harga.

Mungkin, sobat dalbas sebelumnya ada yang pernah mendengar istilah bitcoin? Ya, betul sekali, bitkoin merupakan sebuah mata uang baru atau uang elektronik yang diciptakan pada 2009 lalu oleh seseorang yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto.

Keuntungan yang ditawarkan begitu menggiurkan karena peningkatan valuasinya dari waktu ke waktu sangat luar biasa. Di Indonesia sendiri sudah banyak basis penggunanya bahkan beberapa perusahaan berdiri khusus untuk menjadi platform jual beli (transaksi) Bitcoin.

Keuntungan yang ditawarkan begitu menggiurkan karena peningkatan valuasinya dari waktu ke waktu sangat luar biasa. Di Indonesia sendiri sudah banyak basis penggunanya bahkan beberapa perusahaan berdiri khusus untuk menjadi platform jual beli (transaksi) Bitcoin.

Read :  Pertukaran Aset Crypto Penting Bagi Perlindungan Konsumen

Harga Bitcoin pada Kamis 17 Juni 2021 sempat jatuh ke level US$ 38.000, menyusul penyataan pejabat The Fed yang menyebutkan kenaikan suku bunga pada akhir 2023, lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Dikutip dari https://investasi.kontan.co.id/ Mengacu data Coin Desk, harga Bitcoin pada Rabu sempat terlempar ke posisi US$ 38.131,33. Tapi, pukul 13.47 WIB, harga uang kripto ini ada di US$ 39.197,17 atau turun 3,25% dari posisi 24 jam sebelumnya.

The Fed juga mengerek perkiraan inflasi tahun ini menjadi 3%, dari proyeksi Maret lalu sebesar 2,2%. Sebagian besar karena faktor sementara.

Proyeksi yang ditingkatkan masih mendukung argumen bahwa The Fed bisa mengumumkan rencana tapering yang bergantung pada kemajuan di akhir musim panas, dengan tapering dimulai pada Januari 2022,” kata Edward Moya, analis pasar senior di Oanda, kepada CoinDesk.

Read :  Bisnis Properti Yang Dapat Dilakukan di Desa

Moya memperkirakan, aset berisiko, termasuk kripto, akan menghadapi beberapa tekanan jangka pendek karena tanda-tanda inflasi yang mengkhawatirkan. Kenaikan harga bisa mengakibatkan kebijakan tapering The Fed lebih cepat dari perkiraan.

Menurut QCP Capital, pernyataan bank sentral AS yang hawkish membebani harga kripto. “Semua taruhan dibatalkan, dan pasar (kripto) akan mengunjungi kembali posisi terendah baru-baru ini,” sebut QCP Capital.

Penutup

Itulah yang dapat admin sampaikan mengenai Harga Bitcoin Jatuh Ke Level US$ 38.000, semoga info ini bermanfaat untuk sobat yang sedang membtuhkan info ini.

Terima kasih telah mengunjungi Dalbas.com, jangan lupa untuk selalu mampir di blog kami. Karena kami akan mmeberikan info menarik lainnnya yang sayang jika sobat lewatkan.

Read :  Bisnis Online Menguntungkan Tanpa Mengeluarkan Modal

Recommended For You

About the Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *