free site stat Harga Dolar AS dan AUD Naik Tipis, Sentimen Risiko Meningkat - DALBAS.COM

Harga Dolar AS dan AUD Naik Tipis, Sentimen Risiko Meningkat

Harga Dolar AS dan AUD Naik Tipis, Sentimen Risiko Meningkat

Dolar AS naik pada Jumat (08/10) pagi di Asia. Tetapi, safe haven dolar tetap di bawah level tertinggi satu th sebab membaiknya sentimen risiko. Dolar Australia yang lebih berisiko diperdagangkan di dekat level tertinggi tiga minggu yang dicapai selama sesi sebelumnya, ketika naik 0,55Prosen pada kawan As-Nya.

Indeks Dolar AS naik tipis 0,01% di 94,227 menurut data Investing.com pukul 10.09 WIB.

Pasangan USD/JPY menguat 0,20% ke 111,82. Data Jepang yang dirilis sebelumnya menunjukkan pengeluaran rumah tangga mengalami kontraksi lebih besar dari perkiraan 3% tahun ke tahun dan 3,9% bulan ke bulan di Agustus. transaksi berjalan yang disesuaikan tercatat mencapai JPY1,04 triliun ($9,33 miliar) sedangkan transaksi berjalan berada di JPY 1,666 triliun.

Read :  Viral On Tweet Pentagon

Pasangan AUD/USD naik tipis 0,03% ke 0,7315 dan NZD/USD menguat 0,27% di 0,6941. Adapun rupiah sedikit turun 0,02% ke 14.217,5 per dolar AS hingga pukul 10.17 WIB.

Pasangan USD/CNY naik tipis 0,06% di 6,4490. Indeks manajer pembelian jasa Caixin China untuk bulan September, dirilis sebelumnya pada hari itu, tercatat 53,4.

Pasangan GBP/USD turun tipis 0,02% di 1,3614 pukul 10.14 WIB.

Senat AS memilih pada hari Kamis untuk pas menaikkan pagu utang, supaya menahan petaka gagal bayar utang. Turunnya harga kekuatan dunia juga sedikit menenangkan kekhawatiran stagflasi.

“Peningkatan minat risiko menopang mata uang pro-perkembangan, lantaran pasangan safe-haven berkinerja buruk,” pakar taktik FX National Australia Bank (Otc:Nabzy) Rodrigo Catril mengatakan di dalam catatan.

Read :  Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham?

Dolar Australia udah menyebabkan “Langkah yang layak untuk menembus lebih tinggi,” tapi ujiannya adalah apakah sanggup bertahan di lebih kurang $0,7315 sesudah sebagian upaya gagal pada tahunan 2021, catatan tersebut memberi tambahan.

Investor juga menanti laporan terbaru pekerjaan As, yang mencakup non-farm payrolls dan akan dirilis hari ini. Data itu mampu merubah jadwal Federal Reserve AS untuk laksanakan pengurangan aset, yang dikatakan bisa saja akan dimulai langsung pada November 2021. Bank sentral ini juga bisa menambah suku bunga pada 2022.

Di seberang Atlantik, Kepala Ekonom Bank of England yang baru dibentuk Huw Pill mengatakan bahwa tekanan inflasi terbukti lebih sulit daripada yang diperkirakan sebelumnya. Komentarnya tersebut memperkuat ekspektasi untuk kenaikan suku bunga pada Februari 2022, dan apalagi barangkali paling cepat 2021.

Read :  Update Terbaru, Link 111.90.l50.204 Video Full Bokeh Tanpa VPN

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *